Tak Terima Istri Diantar Orang Lain, Seorang Warga Tomohon Dikeroyok

echelon-russia – Tim URC Totosik Polsek Tomohon berhasil menangkap tersangka penyerangan pada Minggu (4/4/2021) di pintu masuk Desa Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Keempat pelaku yang terlibat pemukulan tersebut dipicu oleh kecemburuan.

Tak Terima Istri Diantar Orang Lain, Seorang Warga Tomohon Dikeroyok

Pelaku warga Jalan Rurukan Satu di Kabupaten Tomohon adalah YMK alias Yeheskiel (20) dan BK alias Brandi (21) yang bergerak di bidang tata rambut, JK alias Jimbris (26) swasta dan GP alias Genaro (20) pengangguran. Mereka menganiaya seorang pria BRS alias Billy (25 tahun) yang merupakan warga Talete Dua, sebuah lingkungan di Kecamatan Tomohon Tengah.

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot mengatakan melalui Katim URC Totosik Bripka Yanny Watung bahwa kekerasan yang biasa dilakukan terhadap korban adalah karena rasa cemburu.Salah satu pelaku marah karena diduga istrinya berhubungan dengan korban.

Ia mengatakan, kejadian tersebut bermula saat istri tersangka bekerja di kios milik mertua korban dan diantar pulang oleh korban dengan menggunakan mobil. Setelah tersangka YMK mengetahui bahwa istrinya telah dibawa pulang oleh korban, ia langsung menghubungi rekannya guna menghadang mobil yang dikemudikan korban di Kelurahan Rurukan.

Di jalan masuk Kelurahan Rurukan, salah satu tersangka yang menyerang YMK sudah membawa parang dan langsung mengacungkan parang yang dibawanya di depan gerbong kiri dan kanan. Kemudian, ia juga menggunakan parang untuk memecahkan kaca belakang mobil tersebut.

Korban melihat mobilnya dirusak oleh Yeheskiel dan keluar dari mobil, sedangkan tiga pelaku lainnya langsung memukuli korban bersama-sama. Tersangka, Yeheskiel, melihat korban dianiaya oleh ketiga temannya, langsung mendekati korban dan menikam korban dengan gunting yang dibawanya hingga menyebabkan korban luka dibagian punggung sebanyak dua kali.

Usai aksi, tersangka memerintahkan korban pulang dengan luka dan kemudian meninggalkan tempat kejadian.

Tim URC Totosik Polsek Tomohon yang dipimpin oleh Bripka Yanny Watung langsung turun ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan kekerasan tersebut.

Watton mengatakan: “Saat kami tiba di lokasi, kami menemukan pecahan kaca berserakan di tengah jalan, tetapi korban, pelaku dan saksi tidak ada di sana.”

Tim URC Totosik langsung mendatangi Polsek Minahasa karena mendapat kabar bahwa korban berada di Polsek Minahasa. Setelah mendapat informasi dan data yang didapat tentang pelaku, aparat kembali ke Kelurahan Rurukan untuk mencari pelaku.

“Saat kami menggeledah rumah saksi perempuan Marista, kami menemukan ada empat pelaku juga di sana. Makanya, saat itu kami amankan keempat pelaku,” kata Yanny.

Kini, pelaku sudah ditahan di Mapolres Tomohon untuk proses hukum lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *