Penyebab Insiden Perkelahian Berujung Maut Di Pohuwarto, Gorontalo

echelon-russia – Tragedi berdarah itu terjadi di Desa Manawa, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. RH alias Rahim (55) meninggal dunia setelah dibacok hingga tewas oleh BS (43) warga Desa Patuhu, Kecamatan Randangan.

Penyebab Insiden Perkelahian Berujung Maut Di Pohuwarto, Gorontalo

Pertumpahan darah tersebut disebabkan masalah lahan tambak. Saat itu, Rahim dan beberapa rekannya sedang mengerjakan pembuatan jalur irigasi air ke kolamnya. Saat bekerja, BS tiba-tiba mendatangi lokasi tambak.

BS kemudian memprotes karena khawatir pembangunan saluran air tersebut dapat merusak tambaknya. Akhirnya terjadilah pertengkaran di antara kedua orang tersebut, dan mereka saling menentang hingga terjadi perkelahian.

Tersulut emosi dan tak terhindarkan mereka berdua mengambil batang pohon mangrove kering dan saling memukul. Pukulan BS tersebut menyebabkan Rahim terjatuh ke tanah, kemudian membunuh Rahim dengan parang.

Serangan benda tajam oleh BS tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian kepala dan wajah sebelah kiri dan lengan kiri Rahim.

Ia dibawa ke Rumah Sakit Bumi Panua Pohuwato, namun menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan.

Iptu Saiful Kamal, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Pohuwato, mengatakan kepada Liputan6.com: “Insiden itu bermula dari konflik kepemilikan tambak, tetapi belum lama terselesaikan.”

Saif mengatakan, untuk pelaku sendiri, dirinya sudah diamankan di Mapolres Pohuwato.

Dia menekankan: “Kita jerat dengan Pasal 338 kejahatan dengan menghilangkan nyawa orang lain. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *