Ibu di Banyumas Tertangkap Basah Hendak Edarkan Tembakau Gorilla

Ibu di Banyumas Tertangkap Basah Hendak Edarkan Tembakau Gorilla – Seorang ibu rumah tangga di Banyumas, Jawa Tengah, Tertangkap basah mengedarkan tembakau gorila. Ia disinyalir tergoda oleh keuntungan besar dari perdagangan tembakau ilegal tersebut.

Ibu di Banyumas Tertangkap Basah Hendak Edarkan Tembakau Gorilla

Pada 7 April 2021, seorang perempuan berinisial IN alias Ovie ditangkap usai membawa sebungkus tembakau gorila di Desa Karangsari, Kecamatan Kembaran.

Seberat 210 gram, Dua paket tembakau gorila tersebut diselipkan di dalam celana jeans melalui jasa pengiriman.

Brigjen Pol Benny Gunawan, Kepala Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah, dalam jumpa pers di Banyumas Rabu ( 21/4/2021), mengatakan: “Trennya ibu rumah tangga sekarang bertindak sebagai kurir, pedagang, bahkan penyalahguna narkoba.”.

Kemudian, petugas BNN dari Jawa Tengah dan Bupati BNN Banyumas menemukan bukti lain di rumah kontrakan janda di Desa Dukuhwaluh, Kabupaten Kembaran bersama seorang anak.

Polisi menemukan sembilan bungkus tembakau gorila seberat 23 gram dan satu bungkus tembakau gorila seberat 1,08 gram. Di dalam rumah tersebut, polisi juga mengamankan seorang pria bernama Dino (24 tahun) seorang warga Kecamatan Gumelar, Banyumas.

Dia berkata: “Petugas mengamankan total 233 gram tembakau gorila atau tembakau sintetik.”

Dari pengakuan Ovie, ia mengetahui bahwa bungkusan itu berisi Gorilla tembakau. Ia menerima sebungkus tembakau dari temannya yang berinisial FR. FR yang masih buron.

Dia berkata: “Saya berharap petugas bisa segera menangkap DPO ini.”

Keterlibatan ibu rumah tangga dalam perdagangan narkoba tidak terlepas dari tekanan ekonomi yang semakin mencekik selama pandemi Covid-19. Pasalnya, bisnis tersebut diyakini memberikan keuntungan yang menjanjikan.

Dia berkata: “Dalam suasana seperti sekarang, kurir adalah pilihan untuk mendapatkan penghasilan.”

Petugas kemudian membawa tersangka ke kantor BNN Banyumas. Para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) dan pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *