Alasan Mertua Di Aceh Timur Membacok Sang Menantu

Alasan Mertua Di Aceh Timur Membacok Sang Menantu

echelon-russia – Seorang warga Desa Seuneubok Drien, Kecamatan di Tunong, Kabupaten Aceh Timur kritis usai dibacok besannya atau mertua anaknya karena si menantu tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan anak perempuannya.

Pelaksana Tugas Kapolsek Idi Tunong Ipda JM Tambunan di Idi, Kamis mengatakan korban pembacokan Sulaiman Thaib (47) dan pelaku berinisial IS (47), warga Desa Alue Lhok, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

“Pelaku IS kini masuk daftar pencarian orang atau DPO karena usai membacok besannya ia melarikan diri. Kini, pelaku sedang dalam pengejaran,” kata Ipda JM Tambunan.

Ipda JM Tambunan berkata pembacokan terjadi Senin( 22/2) sekira jam 19. 00 Wib.

Saat itu, korban Sulaiman Thaib kembali dari pasar binatang dengan mengemudikan mobil Mitsubishi L300 serta akan membawakan sapi milik warga Dusun Alue Lhok.

Menikah Agustus Tetapi Melahirkan November

Di perjalanan, korban dicegat besannya yang juga pula, IS. IS mengatakan pada korban supaya Muhammad Yaris, anak korban, bertanggung jawab atas kehamilan AI, anak pelaku, istri Muhammad Yaris dan saat ini telah melahirkan.

Mendengar hal tersebut, korban mengatakan kepada pelaku bagaimana anaknya mau bertanggung jawab, AI dinikahi Muhammad Yaris pada Agustus 2020, tetapi pada November 2020 sudah melahirkan.

Mendengar balasan korban, pelaku marah serta langsung secara spontan membacok korban dengan memakai pisau. Setelah membacok, pelakon meninggalkan korban.

Setelah itu, korban meminta bantuan ke rumah keluarganya yang terletak di Dusun Pandau Gaboh, Kecamatan Idi Tunong. Berikutnya, korban dibawa ke Puskesmas Idi Tunong kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Graha Ibu Idi Rayeuk.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *